Dolar AS Turun Tipis ke Rp 17.691
Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) mengalami pelemahan terhadap rupiah pada pembukaan perdagangan pagi ini.
Harga minyak turun sekitar 1% pada Senin karena investor memilih mengambil keuntungan setelah harga naik.
Harga minyak turun sekitar 1% pada Senin karena investor memilih mengambil keuntungan setelah harga naik. Investor melakukan ini karena mereka menunggu pengumuman AS terkait sanksi baru terhadap Iran.
Dikutip dari Reuters, Senin (24/8/2026), harga Brent turun 94 sen (1%) menjadi US$ 93,45 per barel, sedangkan WTI turun 92 sen (1,06%) menjadi US$ 86,14 per barel.
Sementara itu, Menteri Keuangan AS Scott Bessent dijadwalkan menggelar konferensi pers pada Senin pukul 14.00 EDT atau 18.00 GMT. Ia sebelumnya mengancam akan memberlakukan sanksi terberat dalam sejarah terhadap Iran.Dengan kata lain, harga minyak turun bukan karena situasi Iran membaik, tetapi karena investor merealisasikan keuntungan sambil menunggu kepastian soal sanksi baru AS terhadap Iran.
Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) mengalami pelemahan terhadap rupiah pada pembukaan perdagangan pagi ini.
Harga emas Antam naik Rp 10.000 per gram menjadi Rp 2.750.000. Cek rincian harga emas dari 0,5 gram hingga 1.000 gram per 24 Agustus 2026.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pagi ini dibuka di zona hijau. IHSG naik dan berada di level 6.500 di hari kejepit.
BRI luncurkan BRImo Taiwan untuk mempermudah layanan perbankan bagi Pekerja Migran Indonesia. Aplikasi ini mendukung transaksi dan remitansi secara digital.